Login Anggota






Lupa Password?
Belum ada akun? Daftar

Koban

Berita-berita
SOPIR PETE-PETE (ANGKOT) SERAHKAN TABUNG GAS JARAHAN PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 26 March 2012


(untuk kalangan tertentu)

MAKASSAR - Sebanyak dua tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram hasil jarahan di depan Kampus Universitas Hasanuddin, Rabu pekan lalu diserahkan kepada polisi di Mapolsek Panakukang, Minggu (25/3/2012), hari ini.

Sebelumnya, tabung gas dijarah oknum mahasiswa yang berunjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak. Seorang sopir pete-pete (angkot) yang tidak disebutkan namanya, menyerahkan tabung tersebut.

"Tabung gas itu diserahkan secara sukarela kepala polisi untuk dikembalikkan kepada perusahaan pemiliknya. Meskipun sedikit tapi ini sukarela," kata Kabag Operasional Polrestabes Makassar AKBP Cornelis Ferdinand Hotman Sirait.

Sementara masih banyak ratusan tabung elpiji yang hingga saat ini belum dikembalikan oleh para penjarah. TRIBUNNEWS.COM

 

 
POLDA TETAPKAN SATU TERSANGKA BENTROK BEKASI PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 26 March 2012

(untuk kalangan tertentu)

 

Polda Tetapkan Satu Tersangka Bentrok Bekasi
Dari empat orang saksi yang diperiksa, akhirnya ditetapkan satu orang tersangka. 


 
Pengamanan pasca bentrok kelompok John Kei (VIVAnews/Erik Hamzah)

 
VIVAnews - Kepolisian Resor Metro Bekasi telah menetapkan satu orang tersangka terkait dengan bentrok di Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi. Bentrok itu mengakibatkan dua orang tewas dan tiga orang luka-luka.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris besar Rikwanto, menjelaskan dari empat orang saksi yang diperiksa akhirnya ditetapkan satu orang tersangka.
Tersangka juga mengakui senjata tajam jenis parang merupakan miliknya yang digunakan saat melakukan pembacokan kepada salah seorang warga Kampung Rawabambu.
"Tersangka berinisial AR dia dari kelompok John Kei, saat ini masih diperiksa intensif penyidik," kaata Rikwanto, Sabtu 24 Maret 2012.
Sementara itu, pihaknya telah memeriksa dua belas orang saksi. Dikatakan Rikwanto, untuk kasus pembancokan warga ditangani Polda Metro Jaya, sedangkan untuk kasus bentrok ditangani Polres Metro Bekasi.
"Ada 12 saksi yang melihat tindak kejahatan itu. Mereka, berada di lokasi kejadian saat pembacokan terhadap dua orang berkulit hitam itu terjadi," kata Rikwanto.
Kedua korban adalah Jhony David Situmorang (38) dan Laode Amsir (26). Pada saat kejadian, mereka tengah mengendarai dua jenis kendaraan yang berbeda di sekitar daerah bentrokan.
Dua orang warga yang terkena luka bacok dan kemudian meninggal. mereka dipastikan korban salah sasaran. Saat melintas di sekitar daerah bentrokan pada Selasa 20 Maret 2012, keduanya dikeroyok dan dianiaya dengan senjata tajam. (ren)
 
 

 

 
DENSUS 88 TEMBAK TERDUGA KASUS BOM BOM ACEH PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 26 March 2012

(untuk kalangan tertentu)

Terorisme
Densus 88 Tembak Terduga Kasus Bom di Aceh

BANDA ACEH,- Aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menembak MJ (45), yang diduga terkait kasus penanaman bom rakitan di kawasan Geurute, Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Aceh Besar, Sabtu (24/3/2012) pukul 18.30.
MJ tewas, dan jenazahnya hingga pukul 22.00 masih disimpan di RS Bhayangkara, Banda Aceh. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas kejadian tersebut.
Kepala Kepolisian Daerah Aceh maupun Kepala Bidang Humas Polda Aceh pun belum bisa dihubungi.
Dari informasi yang diperoleh Kompas, MJ adalah warga Desa Pasi, Kecamatan Lhong, Aceh Besar. Dia mengalami luka tembak di tangan dan di dada. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta itu meninggal saat dibawa ke rumah sakit.
Diduga, dia adalah salah satu anggota komplotan yang terkait dengan temuan lima bom rakitan di wilayah Lhong. Enam anggota komplotan tersebut pada 10 Maret silam sudah terlebih dahulu diringkus Densus 88.
Polisi juga tengah menyelidiki kaitan komplotan ini dengan sejumlah kasus penembakan yang memakan korban nyawa di Aceh Utara, Bireun, dan Aceh Besar menjelang Pilkada 2012 di Aceh ini. KOMPAS.com
 

 
DELAPAN PAKET SABU DITEMUKAN DI RUTAN BATAM PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 26 March 2012

(Untuk kalangan tertentu)

Batam  - Sebanyak delapan paket kecil sabu-sabu dan 13 telepon gengam ditemukan di Rumah Tahanan Kelas II A Baloi Batam, Kepulauan Riau saat dilakukan razia oleh petugas setempat.

"Saat kami temukan paket sabu-sabu tersebut berceceran di sel tahanan kasus narkotika, kami belum tahu beratnya berapa. Hingga kini belum ada juga yang mengakui itu milik siapa," kata Kepala Rumah Tahanan Baloi Batam, Anak Agung Gede Krisna di Batam, Minggu.

Untuk telepon gengam (handphone), kata dia, di temukan pada beberapa sudut seperti toilet, tempat merokok, selokan, dan beberapa tempat lain dalam rutan blok narkotika.

"Kami terus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa pemilik dari sabu-sabu dan telepon gengam tersebut," kata Agung.

Ia juga mengatakan, akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas Rutan untuk mengetahui bagaimana barang-barang tersebut bisa masuk ke sel, yang harusnya steril.

"Petugas juga akan kami periksa, karena tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan mereka dalam memasukan barag-barang itu ke Rutan. Jika ada yang terbukti terlibat, akan kami tindak secara tegas," kata dia.

Agung mengatakan, sebelumnya telah beberapa kali melakukan razia di dalam rutan namun hasilnya tidak maksimal karena diduga informasinya bocor.

"Sebelum melakukan pemeriksaan, tadi ada pemeriksaan saya panggil semua petugas, dan meminta handphone mereka dikumpulkan terlebih dahulu agar informasi tidak bocor kedalam Rutan. Hasilnya, ada sabu-sabu dan 13 handphone yang kami amankan," kata dia.

Ia berjanji akan terus melakukan razia agar Rutan Balio Batam benar-benar bebas dari peredaran narkotika dan barang-barang terlarang masuk ke dalam sel lainnya.

"Secara berkala dana mendadak akan terus kami lakukan razia. Kami tidak ingin barang-barang yang dilarang bisa masuk ke Rutan," kata dia.
(ANT)(ANTARA News)
Editor: Desy Saputra

 

 
KENAIKAN HARGA BBM DITANGAN PEMERINTAH PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 26 March 2012

(untuk kalangan tertentu)

DPR: Kenaikan Harga BBM di Tangan Pemerintah
Itu memperbesar kemungkinan pemerintah menaikan harga BBM subsidi menjadi Rp6.000.


SPBU Pertamina (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Tamsil Linrung, mengatakan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi sepenuhnya akan diserahkan kepada pemerintah. Pemerintah memiliki ruang untuk menaikkan atau menjaga harga BBM subsidi.

"Ini mengerucut ke situ, dan sekarang masing-masing fraksi kembali membicarakan. Karena ini sudah berlarut-larut, dan ini suara kami bersama," kata Tansil, di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu malam, 24 Maret 2012

Tanzil menegaskan, kebijakan ini diambil  untuk melihat sejauh mana  profesionalitas pemerintah dalam mengelola anggaran. "Karena pemerintah kan bilang BBM tidak naik berisiko terhadap fiskal, tapi secara politis kami tidak ingin naik," ujarnya.

Dalam pembahasan hingga kini, lanjut Tanzil, penambahan dana subsidi untuk BBM belum disetujui DPR. Karena Badan Anggaran (Banggar) menginginkan dana penambahan subsidi tersebut dimasukkan dalam dana cadangan risiko fiskal.

"Jadi terserah pemerintah mau naikkan atau tidak menaikkan. Kalau tidak menaikkan, jika ada lonjakan harga kan bisa menggunakan dana cadangan risiko fiskal untuk subsidi," ucapnya.

Sejauh ini, pemerintah bersikukuh menaikkan harga BBM subsidi dari Rp4.500 menjadi Rp6.000 untuk mencegah defisit APBN. Melihat kenaikan harga minyak dunia yang kian melambung, kenaikan harga itu akan menambah penghematan subsidi hingga Rp137,38 triliun. (eh)
 

 

 
PERAMPOK INDOMARET SEMPAT MENGIKAT PENGUNJUNG PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 26 March 2012

 TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Aksi perampokan di Indomaret kembali terjadi di wilayah hukum Polda Lampung. Para pelaku yang berjumlah lima orang dan mengenakan helm terekam CCTV (kamera pengintai) minimarket yang terletak di Desa Hanura, Padang Cermin, Pesawaran, Senin (19/3/2012) malam lalu.

Dari rekaman CCTV yang diterima Tribun, Minggu (25/3/2012), para pelaku datang sekitar pukul 21.56 WIB. Saat itu, Indomaret hendak tutup. Para pelaku tiga di antaranya mengenakan helm putih, masing-masing membawa tas ransel dan jinjing.

Setelah masuk, pelaku menyandera dua karyawan yang sedang bertugas malam itu. Seorang karyawan yang diketahui bernama Sugianto, bahkan sempat dikejar pelaku yang membawa senjata golok.

Setelah kedua karyawan diikat dengan tali, para pelaku leluasa menguras uang yang disimpan di laci kasir, beserta barang-barang Indomaret di antaranya puluhan bal rokok dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Saat tengah beraksi, para pelaku sempat dikagetkan kedatangan perempuan paruh baya yang masuk untuk berbelanja. Perempuan tersebut mengira minimarket masih buka, karena pintu rolling door tidak tertutup rapat.

Naas, wanita yang mengenakan jilbab hijau malah ditawan pelaku. Bahkan kedua tangan dan kakinya harus diikat pelaku.

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 55 - 60 of 4635
RSS 2.0 Our site is valid CSS Our site is valid XHTML 1.0 Transitional